SELAMAT DATANG.


Ingin ikut menulis diblog ini, sertakan alamat email Anda.
Artikel Anda akan diupload di blog ini.
Terima Kasih telah berkunjung.

(Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Orang yang menyantuni janda dan orang miskin adalah bagaikan orang yang berjihad fi sabilillah bahkan seperti orang yang tidak pernah berhenti puasa dan bagun shalat malam."
(Bukhari - Muslim)
"


Rabu, 21 November 2012

Sikap Sayyidina Umar ra atas wafatnya Rasulullah Saw

Kabar wafat Rasulullah saw yang didengar dengan kedua telinga Umar ra telah mengeluarkanya dari kesadaran. Beliau berdiri dan bersuara dengan lantang, “Laki – laki dari kaum munafik membuat isu bahwa Rasulullah saw telah wafat. Rasulullah saw sesungguhnya masih hidup. Ia hanya pergi menemui Rabbnya sebagaimana Musa bin Imran pergi meninggalkan kaumnya selama empat puluh hari, kemudian kembali kepada mereka, dan itu setelah diisukan bahwa ia telah mati. Demi Allah, Rasulullah saw akan kembali dan akan memotong tangan dan kaki laki – laki yang menyebarkan isu bahwa beliau telah wafat.”




Sikap Abu Bakar r.a atas Wafatnya Rasulullah saw.
Abu Bakar r,a  tiba dari kediamannya di Sunh, dengan menunggang seekor kuda. Begitu turun dari punggung kudanya, ia langsung menuju ke mesjid. Tanpa mengatakan apa – apa kepada masyrakat, ia memasuki rumah Aisyah dan terus menuju ke tempat Rasulullah saw. Yang berbaring ditutup sehelai kain yang dihiasi aneka warna.
Abu Bakar r.a menyingkap kain yang menutupi wajah Rasulullah saw., merunduk, lalu mencium kening beliau dan air matanya pun mengalir deras. Sesaat kemudian ia mengatakan, “Walau dengan bapak dan ibuku engkau kutebus, wahai Rasulullah, Allah tidak mengumpulkan padamu dua kematian. Sedangkan satu kematian yang telah ditentukan kepada engkau, telah kau jalani.”
Sementara Sayyidina Umar tengah berbicara di depan orang – orang, Abu Bakar r.a keluar dan menyuruhnya untuk duduk. “Wahai Umar, duduklah!” ujar Abu Bakar r.a.
Sayyidina Umar enggan menuruti suruhan itu, akan tetapi orang – orang segera meninggalkanya dan menghadapkan wajah mereka ke arah Abu Bakar r.a. Abu Bakar r.a kemudian angkat bicara, “Amma Ba’du, barangsiapa di antara kalian yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah wafat. Dan barang siapa di antara kalian yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah hidup dan takkan pernah mati. Allah berfirman, `Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul . Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang ? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.’ (QS Ali Imran 144)
Ibnu Abbas r.a menyebutkan, “Demi Allah, pada waktu itu, tampak seakan – akan semua orang belum pernah tahu bahwa Allah telah menurunkan ayat tersebut kecuali setelah Abu Bakar membacakanya. Mereka semua kemudian menyambut ayat itu sehingga aku mendengar ayat itu dibacakan oleh semua orang tanpa kecuali.”
Ibnu Musayyab r.a meriwayatkan bahwa Sayyidina Umar mengatakan, “Demi Allah, aku tidak ingat ayat itu kecuali setelah Abu Bakar membacanya. Saat itu aku tercengang sampai – sampai aku merasa kedua kakiku tidak membawaku lagi. Ketika itu aku limbung ke lantai setelah mendengar Abu Bakar membacakan ayat itu, aku baru yakin bahwa Nabi saw. Benar telah wafat. ” (HR Bukhari)

Sumber : erva
READ MORE - Sikap Sayyidina Umar ra atas wafatnya Rasulullah Saw

Sabtu, 17 November 2012

Beruntungnya Orang Fakir???

Ketika kita melihat orang fakir di dunia, maka yang akan terbesit dari kita adalah sungguh sangat menderitanya mereka. Ketika ada orang fakir di sekitar kita, maka yang terbayang dari kita adalah kesusahan hidup mereka di dunia ini. Tapi sesungguhnya pikiran-pikiran kita itu adalah pikiran yang hanya dilandaskan atas logika berpikir di dunia saja. Sungguh Allah menempatkan orang-orang fakir secara istimewa jika dibandingkan dengan yang lainnya.
1. Orang fakir masuk surga lebih dulu daripada orang kaya
Dari Ibn Umar ra, Rasulullah SAW berkata ; Hai Orang-orang fakir, sukakah saya beritakan kepadamu kabar gembira, sesungguhnya orang -orang fakir dari kaum mu’minin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya, kira-kira setengah hari, yaitu lima ratus tahun.
2. Mayoritas penghuni surga adalah orang fakir
Dari Ibn Abbas ra berkata, Nabi SAW bersabda : Saya melihat surga, tiba-tiba kebanyakan penghuni surga adalah orang-orang fakir dan aku lihat di neraka, maka kebanyakan penghuninya adalah wanita. (HR. Muslim).
3. Kefakiran sebagai penebus dosa
Dari Abu Hurairah ra berkata ; Nabi SAW bersabada: Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu ada dosa-dosa yang tidak dapat ditebus dengan salat, puasa, haji dan umrah, hanya dapat ditebus dengan kerisauan hati dalam mencari nafkah hidup. (HR Ibn As Sakir, Abu Naim.)
4. Kefakiran akan mempermudah hisab di yaumul hisab
Abu Said ra berkata ; Rasulullah SAW bersabda : Hendaknya merasa bergembira orang-orang fakir dari kaum mu’minin, mereka beruntung pada hari akhir masuk surga sebelum orang-orang kaya sekira lima ratus tahun, mereka telah bersuka ria di dalam surga, sedangkan orang-orang kaya masih dihisab. (HR Abu Na’iem).
Maka sungguh berbahagianya orang fakir di hari akhir.
wallahu a’lam bishowab.
READ MORE - Beruntungnya Orang Fakir???

Sabtu, 03 November 2012

Rahasia dan mukjizat Minyak Zaitun

MINYAK ZAITUN adalah minyak yang diperoleh dari pohon Zaitun (Olea Europaea). Tanaman Zaitun banyak ditemukan dikawasan Mediterania seperti Timur Tengah, Italia, Spanyol,  Yunani dan negara sekitarnya. 


Nabi saw. telah berpesan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.

Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya

Berbagai riset membuktikan adanya fakta yang tidak menyisakan keraguan lagi, bahwa minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterol berbahaya, tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.
Minyak Zaitun Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah

Dalam sebuah kajian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M di Majalah AMJ CLIN NUTRL para peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah, dan selanjutnya mengurangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.

Minyak Zaitun Menurunkan Angka Kematian

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M, menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana. Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000 orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.

Minyak Zaitun Mengurangi Pemakaian Obat-obatan Penurun Tekanan Darah Tinggi

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi.
Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.

Minyak Zaitun Mengurangi Serangan Kanker

Para peneliti menyatakan bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun sebagai sumber utama lemak, di samping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan, dan kol.

Minyak Zaitun Mencegah Timbulnya Kanker

Profesor Asman, Ketua Akademi Studi Arteriosclerosis di Universitas Monstar, Jerman, dia merupakan peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arteriosclerosis, ia berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan sejumlah kanker lainnya, di antaranya kanker colon, kanker rahim, kanker ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”

Minyak Zaitun dan Kanker Payudara

Sebuah studi yang dipublikasikan di bulan November 1995 dan dilakukan terhadap 2.564 wanita yang terkena kanker payudara, menegaskan bahwa ada korelasi terbalik antara kemungkinan terjadinya kanker payudara dengan pengkon-sumsian minyak zaitun, dan bahwa banyak mengkonsumsi minyak zaitun memberikan andil dalam melindungi seseorang dari serangan kanker payudara.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine edisi Agustus 1998 M menegaskan bahwa pengkonsumsian sesendok makan minyak zaitun setiap hari bisa mengurangi bahaya terjadinya kanker payudara sampai pada kadar 45%.

Minyak Zaitun dan Kanker Rahim

Majalah Kanker Britania mempublikasikan di bulan Mei 1996 M sebuah studi yang dilakukan terhadap 145 wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Di mana kemungkinan terjadinya kanker pada mereka turun sampai 26%.

Minyak Zaitun dan Kanker Lambung

Sejumlah studi ilmiah modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi ilmiah lanjutan mengenai hal ini.

Minyak Zaitun dan Kanker Colon

Ada juga beberapa studi yang menunjukkan bahwa peng-konsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun, memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker colon.

Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma)

Majalah Dertmatdogg Times edisi bulan Agustus 2000 M menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa meng-gunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan berjemur, akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).

Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung

Dr. Samût, dari Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober 2000 M.
Dr. Samût menegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.

Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI

Dalam sebuah studi modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona, Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.

Minyak Zaitun Mengurangi Peradangan Sendi

Majalah AMJ CLIN NUTR edisi November 1999 M, mempublikasikan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 145 pasien pengidap sakit persendian semacam arthritis di Yunani Utara. Mereka dikorelasikan dengan 108 orang yang sehat. Dalam penelitian ini terlihat bahwa pengkonsumsian minyak zaitun bisa memberikan andil dalam melindungi tubuh dari terjadinya penyakit ini.

Minyak Zaitun Membunuh Kutu Kepala

Beberapa studi yang dilakukan di beberapa Universitas dan Akademi di Amerika, tentang kutu kepala, menunjukkan bahwa penggunaan minyak zaitun sebagai minyak rambut yang terkena kutu, dalam beberapa jam saja bisa membunuh kutu yang ada di kepala.
***



Sumber : http://www.thibbun-nabawi.com
READ MORE - Rahasia dan mukjizat Minyak Zaitun

Selasa, 21 Agustus 2012

Terbelahnya Laut Merah oleh Nabi Musa Terungkap


Allah ta'ala telah mengutus 124.000 Nabi dan Rasul untuk mengajak manusia ta'at kepada Allah. Setiap nabi dan Rasul yang diutusnya kepermukaan bumi ini diberikan mukjizat. Salah satunya adalah Nabi Musa as. Tentu kita sebagai Muslim sudah sering mendengar kisah Nabi Musa yang membelah laut Merah demi menyelamatkan kaumnya dari kejaran Fir'aun dan Tentaranya. 
Baca lagi kisah Nabi musa atau dialog Nabi Musa dengan Nabi khidir

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaimbahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya. 

Menurut pengakuannya selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama. 

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukanmemang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam dimana menurut sejarahkejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama. 




Selain itu ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah
tertutup oleh batu karang sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata
dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai
kereta tadi ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang
terbuat dari emas. Sepertinya inilahsisa dari roda kereta kuda yang
ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.



Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah) menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat /

Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam). 

Menurut sebuah perhitungan diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan anginmenurut beberapa perhitungan setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!! sungguh luar biasa Allah Maha Besar. 

beberapa bukti lain yg mendukung... 

Cek TKP.. 

Roda Kereta Firaun 













Penyelam yang menemukan Bangkai kereta dan roda







Sumber : berbagai blog.
READ MORE - Terbelahnya Laut Merah oleh Nabi Musa Terungkap

Jumat, 17 Agustus 2012

Saudara Yang Terabaikan

Sebenarnya saya sudah sering bertemu dengan wanita dan anak gadis kecilnya itu. Baik saat menunggu di halte ataupun di dalam bis yang biasa saya naiki menuju Tsukuba Center. Seingat saya, wanita itu selalu memakai sari (pakaian khas wanita di negara-negara Asia Selatan) yang dilengkapi selendang lebar dengan warna yang senada motif pakaiannya. Kemungkinan mereka berasal dari salah satu negara yang ada di Asia Selatan.
Pagi itu, kembali saya bertemu mereka di halte bis. Di situ hanya ada saya, wanita dan gadis kecil itu. Saya sapa mereka dengan anggukan kepala tanpa kata ataupun salam. Sebelumnya saya juga selalu berlaku demikian. Ada keraguan, muslimkah mereka? Mengingat negara-negara di Asia Selatan juga banyak yang beragama non-muslim.
Gadis kecil dan ibunya bercakap-cakap dengan bahasa yang sama sekali tidak saya pahami. Mereka tidak menggunakan bahasa Jepang ataupun Inggris. Mereka bercakap-cakap sambil sesekali melirik ke arah saya. Sepertinya mereka membicarakan saya. Hanya saja saya tidak bisa mengerti apa isi pembicaraan mereka.
Tiba-tiba wanita itu bergerak mendekati saya. Langkahnya terlihat ragu-ragu namun gadis kecil itu terus mendorong ibunya agar semakin mendekat.
“Maaf, anak saya ingin tahu anda berasal dari mana?” Dia bertanya dengan bahasa Inggris yang terbata-bata.
“Dari Indonesia. ” Jawab saya sambil tersenyum kepada mereka.
“Dan anda dari mana?”
“Pakistan. ” Jawabnya singkat.
Wanita itu menterjemahkan jawaban saya kepada anaknya. Mereka kembali terlibat percakapan dalam bahasa yang tidak saya pahami tadi. Mungkin mereka menggunakan bahasa dari negara asalnya. “Anak saya bilang bahwa sebelumnya dia pernah melihat anda sewaktu di masjid. ”
Plak!. Ucapannya yang tenang itu terasa seperti tamparan ke wajah saya. Ke mana saja saya selama ini? Apa saja yang saya kerjakan? Sampai-sampai saya tidak mengenal mereka. Padahal muslim yang tinggal di Tsukuba masih sedikit (dibanding kota lainnya di Jepang). Seharusnya lebih mudah untuk mengingat wajah-wajah saudara seiman walaupun kadang tidak selalu ingat akan namanya. Wajarlah kalau gadis kecil itu mengenal saya.
Mereka juga muslim yang berarti saudara seiman dengan saya. Tak sepantasnya saya mengabaikan mereka. Bahkan ucapan salam pun belum sempat terucap dari bibir saya. Astaghfirullah …..
Ternyata kepekaan terhadap orang-orang yang berada di sekitar saya, masih kurang. Allah SWT telah mengingatkan saya lewat gadis kecil dan wanita itu. Melalui mereka, saya juga diingatkan kembali bahwa setiap muslim itu bersaudara. Saudara yang berhak mendapatkan salam ketika saya menjumpainya. Sama haknya seperti saudara-saudara seiman lainnya tanpa terhalang oleh suku dan asalnya.
Wallahu’alam bisshowab.

Sumber : Shinta Octaviani

READ MORE - Saudara Yang Terabaikan

Rabu, 15 Agustus 2012

Tangan Sang Anak

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.
Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.
Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si Bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!”
Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar.. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya.
Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan “Saya tidak tahu..tuan.”
“Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.
Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik … kan !” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.
Si Ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya. Si Anak yang tak mengerti apa apa menangis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, Si Ayah memukul pula belakang tangan anaknya.
Sedangkan Si Ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa. Si Ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.
Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan Si Anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu Si Pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si Ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab Bapak Si Anak.
Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si Ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, Si Ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara Si Ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah.
“Dita demam, Bu”, jawab pembantunya ringkas.
“Kasih minum panadol aja ,” jawab Si Ibu.
Sebelum Si Ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas.
“Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya Si Anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya sudah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.
“Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut.
“Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si Bapak dan Ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.
Si Ibu meraung merangkul Si Anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, Si Ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, Si Anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, Si Anak bersuara dalam linangan air mata.
“Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah.. sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan Si Ibu gagal menahan rasa sedihnya.
“Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.
“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?… Bagaimana Dita mau bermain nanti?…. Dita janji tidak akan mencoret2 mobil lagi, ” katanya berulang-ulang.
Serasa hancur hati Si Ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya Si Anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…
Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yang tak bertepi…, Namun…., Si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..

Sumber : sahabat
READ MORE - Tangan Sang Anak

Selasa, 14 Agustus 2012

PEPATAH CINTA

Ketika mencintai seseorang manusia
Cintailah ia apa adanya
Jangan mengharap kesempurnaan darinya
Karena kesempurnaan adalah saat kau mencintainya apa adanya

Jika kamu mencintai seseorang 
jangan malu untuk menyatakan
Berhenti mencari seseorang yang pantas dicinta
Karena yang kamu butuhkan adalah ketulusan dalam mencintai

Jangan takut untuk mencintai
Hanya karena kamu pernah terluka
Rasa sakit membantumu untuk menjadi dewasa
Maafkan, pelajari dan kembali melangkah

Cinta bisa membuatmu bahagia
Cinta bisa juga membuatmu terluka
Jika kamu siap untuk mencinta
Siap pula untuk menerima keduanya

Ketika seseorang yang sangat berarti pergi
Jangan terlalu lama bersedih
Karena kamu juga sangat berarti
Jika itu yang terbaik lepaskanlah

Mentari menyibak gelap terasa lama
janganlah kau takut tuk tersenyum
Beku di jiwa telah larut bagai es yang mencair
Haruskah bersedih karena ditinggalkan purnama

Indahnya cinta ketika suatu pertengkaran usai
Nikmatnya cinta kala api cemburu membakar dada






READ MORE - PEPATAH CINTA
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...